Penelitian


Karakteristik Pasang Surut Laut di Raja Ampat Indonesia

Tunjung Wismadi, Sri Handayani
Pusat Jaring Kontrol Geodesi dan Geodinamika
tunjung.wismadi@big.go.id, sri.handayani@big.go.id


Pemahaman mengenai karakteristik wilayah perairan, khususnya yang terkait dengan pasang surut air laut merupakan salah satu kebutuhan utama dalam pengelolaan wilayah pesisir. Penulisan ini bertujuan menghitung delapan konstanta harmonik pasang surut utama di Pelabuhan Waisai, Raja Ampat. Data yang digunakan adalah data pasang surut tahun 2013 dengan panjang data satu tahun. Jika delapan konstanta harmonik utama ini diketahui, maka datum tinggi dapat didefinisikan dengan baik. Pada akhirnya, pemetaan garis pantai dan rencana tata ruang wilayah pesisir akan lebih presisi. Berdasarkan hasil pengolahan konstanta harmonik tersebut diperoleh informasi bahwa karakteristik pasang surut di perairan ini adalah pasang surut campuran condong harian ganda (mixed tide prevailing semi diurnal) dengan nilai datum pasang surut yang telah diikatkan kepada benchmark (BM) pasang surut, yaitu Mean Sea Level (MSL) = -282.0868 cm, nilai Mean High Water Spring (MHWS) = -211.8392 cm, nilai Mean Low Water Spring (MLWS)= -352.334 cm, nilai Highest Astronomical Tide (HAT) = -161.857 cm, nilai Lowest Astronomical Tide (LAT) = -402.317 cm.

Sumber : http://jurnal.big.go.id/index.php/GM/article/view/37