Berita


Dampak Penurunan Tanah dan Kenaikan Muka Air Laut Terhadap Luasan Genangan Rob di Kota Semarang

2017-11-16 17:16:49

Kota Semarang sebagai salah satu kota besar di Indonesia ,memiliki panjang garis pantai ± 21 km dan secara topografi terbagi menjadi dua wilayah yaitu Semarang bagian atas dan Semarang bagian bawah. Semarang bagian bawah lapisan tanahnya didominasi oleh lapisan tanah Aluvial yang lunak sehingga terus mengalami pemampatan. Kondisi tersebut mengakibatkan kota Semarang bagian bawah berpeluang besar mengalami dampak lingkungan disebabkan penurunan tanah, salah satu dampaknya adalah banjir pasang laut atau rob. Rob merupakan fenomena yang menarik yaitu banjir terjadi tanpa adanya hujan. Berdasarkan kenyataan tersebut perlu dilakukan penelitian mengenai penurunan tanah dan prediksi penurunan tanah di Semarang bagian bawah. Penelitian ini menggunakan data pengukuran titik-titik tinggi tanah kota semarang dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2010 . Berdasarkan serial data tinggi berbasis Digital Elevasi Model (DEM)/model permukaan dijital dan perilaku muka laut, kemudian dianalisis menjadi model matematis berupa peta digital yang akan digunakan sebagai dasar untuk prediksi genangan rob yang setiap saat terjadi sepanjang tahun. Hasil akhir penelitian ini berupa Peta Digital tahun 2010 dan Peta prediksi penyebaran rob yang merupakan hasil overlay/pertampalan analisis prilaku penurunan tanah dan analisis perilaku muka laut di Kota Semarang bagian bawah.